POSMETRO MEDAN,Asahan--Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai seorang perempuan yang diduga merupakan ibubayi perempuan yang ditemukan di tepi sungai, di Dusun IV, Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB lalu.
Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas mengamankan perempuan berinisial ES di sebuah rumah kontrakan di Dusun III, Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.
Saat menjalani pemeriksaan, perempuan tersebut mengakui bahwa bayi perempuan yang ditemukan di tepi sungai merupakan anaknya. Berdasarkan keterangan awal, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang pria dengan nama panggilan berinisial S.
Selanjutnya, perempuan tersebut beserta barang bukti dibawa ke Satreskrim Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan dokumentasi serta melaporkan perkembangan penanganan perkara kepada pimpinan.
Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora, S.H., M.H. membenarkan adanya penanganan kasus penemuan bayi tersebut. Saat ini, proses penyelidikan dan pemeriksaan masih dilakukan untuk mengungkap secara terang seluruh rangkaian peristiwa.
Polres Asahan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganannya kepada pihak kepolisian.
Sebelumnya, warga Dusun IV, Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di tepi sungai pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Kenedy Siregar (40), seorang warga yang saat itu sedang bertugas sebagai penjaga malam di koperasi desa. Kenedy mendengar suara tangisan bayi dari arah tepi sungai.
Bersama rekannya, Guntur Saragih (37), ia kemudian mencari sumber suara tersebut. Setibanya di lokasi, keduanya menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kain dan masih menangis.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Pustu Desa Panca Arga untuk mendapatkan pertolongan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, bayi diketahui mengalami luka sayat pada bagian wajah. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.