POSMETRO MEDAN- Sebuah tragedi menggemparkan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Selasa malam 4 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Seorang perempuan berinisial D (29) meninggal dunia setelah menjadi korban kekerasan oleh suaminya sendiri, AR (35).
Peristiwa itu diketahui pertama kali dari jeritan histeris anak mereka yang memecah suasana malam.
Warga yang mendengar teriakan langsung berdatangan ke rumah itu.
Setibanya di lokasi, mereka mendapati AR masih berada di dalam rumah dengan sebilah parang di tangan penuh lumuran darah, Sementara korban D sudah tergeletak dan tidak bernyawa dalam genangan darah.
Melihat kekejaman yang tak termaafkan itu, murka warga meledak seketika, warga yang emosi kemudian mengejar AR saat ia berusaha melarikan diri.
Dalam situasi tersebut, AR meninggal dunia setelah dihakimi massa.
Aparat dari Polsek Pauh dan Satreskrim Polres Sarolangun segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Dari tempat kejadian, polisi mengamankan sebilah parang dan pecahan batu bata sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Andrian,--seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Euis Ratnasari yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 8 Agustus 2026--menyampaikan, meskipun keluarga kedua belah pihak menolak dilakukannya visum dan autopsi, proses penyelidikan kepolisian tetap berjalan.