POSMETRO MEDAN- Warga Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan yang masih hidup di tepi sungai pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Bayi itu ditemukan setelah seorang penjaga malam koperasi desa mendengar tangisan. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi terbungkus kain dan masih menangis, namun mengalami luka sayat pada bagian wajah. Bayi kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Polres Asahan melalui Satreskrim dan Unit PPA melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga menelantarkan bayi tersebut.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial ES (31) di sebuah rumah kontrakan di Dusun III, Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Dalam pemeriksaan awal, ES--seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Balai Polres yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 10 Agustus 2026-- mengakui bayi yang ditemukan di tepi sungai merupakan anak kandungnya.
Polisi menyebut bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan dengan seorang pria berinisial S.
ES bersama barang bukti kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.***