POSMETRO MEDAN,Bogotá – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin pagi, 10 Agustus 2026, pukul 07:34 waktu setempat.
Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, dengan kedalaman sekitar 96–110 km. Gempa ini merupakan yang terkuat di Kolombia dalam abad ke-21 dan dirasakan hingga ibu kota Bogotá, serta negara tetangga seperti Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Jumlah korban jiwa terus bertambah seiring berjalannya operasi pencarian dan penyelamatan. Laporan terbaru per 11–12 Agustus 2026 menyebutkan korban tewas mencapai lebih dari 250 orang, beberapa sumber menyebut 254, dengan ratusan hingga ribuan orang lainnya luka-luka dan ribuan dilaporkan hilang atau tidak diketahui keberadaannya.
Angka sebelumnya sempat mencapai 111, lalu 132, 181, 224, dan terus naik. Wilayah terdampak parah termasuk Pereira (Risaralda), Cali (Valle del Cauca), Manizales, dan Quibdó.
Dampak dan Kerusakan
Ratusan bangunan runtuh atau rusak parah, termasuk rumah tinggal (lebih dari 1.500–5.000 rumah terdampak), fasilitas kesehatan, sekolah, gereja, dan infrastruktur jalan.
Beberapa bandara regional (di antaranya di Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago, dan Buenaventura) mengalami kerusakan dan ditutup sementara.
Di Pereira dan Cali, banyak warga terjebak di bawah reruntuhan. Tim penyelamat, termasuk militer, petugas pemadam kebakaran, dan relawan, terus menggali puing-puing.
Beberapa korban berhasil dievakuasi hidup-hidup, namun banyak yang ditemukan meninggal. Gempa susulan juga tercatat, termasuk yang berkekuatan sekitar M 5,0.