POSMETRO MEDAN- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono terlihat emosional, menangis saat menjenguk siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Dalam kunjungan itu, Sudaryono mengaku sedih sekaligus marah atas kejadian yang menimpa para pelajar.
Sudaryono --sebagaimana disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Indonesia Hari Ini yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 18 Agustus 2026-- menegaskan kejadian serupa tidak boleh kembali terjadi. Ia menyebut meski jumlah kasus keracunan disebut menurun, target pemerintah bukan sekadar penurunan, melainkan nol kasus dalam pelaksanaan program MBG.
Namun, sorotan publik tidak berhenti pada ekspresi keprihatinan. Dugaan keracunan yang melibatkan ratusan pelajar di Karo juga memunculkan tuntutan agar pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut diproses secara hukum.
Sejauh ini, BGN telah mengambil tindakan administratif dengan mengajukan pemecatan tidak dengan hormat terhadap Kepala SPPG terkait serta menjatuhkan sanksi berat berupa suspensi terhadap dapur MBG. Sementara penyebab pasti keracunan masih dalam proses investigasi dan pemeriksaan laboratorium.
Karena itu, publik kini menunggu bukan hanya tangisan dan pernyataan keprihatinan, tetapi juga kejelasan penyebab serta pertanggungjawaban hukum jika nantinya ditemukan unsur pidana. Penetapan tersangka sendiri merupakan kewenangan aparat penegak hukum setelah proses penyelidikan dan penyidikan memenuhi bukti yang diperlukan.***