POSMETRO MEDAN,Batu Bara - Seorang lansia berinisial A (68) tewas tertabrak kereta api (KA) di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Usai kejadian, warga sempat memblokade jalur rel hingga lima perjalanan kereta api dibatalkan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026). Peristiwa bermula saat KA Datuk Belambangan melaju dari Stasiun Lalang menuju Tebing Tinggi.
"Perjalanan KA Datuk Belambangan relasi Lalang-Batu Bara menuju Tebing Tinggi bertabrakan dengan seorang pejalan kaki," kata Anwar saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Selasa (18/8/2026).
Anwar menjelaskan kecelakaan terjadi di Kilometer 15+800. Saat itu, korban berinisial A (68) yang diduga mengalami gangguan pendengaran sedang melintas di jalur rel.
Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian menghubungi pihak berwajib. Korban sempat dibawa ke klinik terdekat, tetapi nyawanya tidak tertolong.
"Insiden tersebut menyebabkan pejalan kaki meninggal dunia," ujarnya.
Setelah kejadian, warga yang kesal kemudian melakukan blokade jalur kereta api di Kilometer 15+800. Akibatnya, perjalanan kereta api sempat terganggu.
"Warga melakukan blokade jalur kereta api di Kilometer 15+800 setelah terjadi insiden (kecelakaan) yang melibatkan KA Datuk Belambangan relasi Lalang-Tebing Tinggi dengan seorang pejalan kaki meninggal dunia," ujarnya.
Akibat blokade tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan sejumlah penyesuaian operasional. Di antaranya membatalkan lima perjalanan KA barang angkutan kontainer serta menyesuaikan pola operasi KA Datuk Belambangan.
Semula, KA Datuk Belambangan melayani perjalanan hingga Stasiun Lalang. Namun, selama terjadi blokade, perjalanan KA tersebut hanya sampai Stasiun Tanjung Gading.