POSMETRO MEDAN,Deli Serdang - Satu video yang menunjukan dua personel polisi terkena amukan massa di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Saat kejadian, dua polisi itu hendak mengamankan terduga maling.
Berdasarkan video yang dilihat, Kamis (20/8/2026), terlihat ada puluhan warga berkumpul di depan salah satu rumah. Kondisi di lokasi tampak ricuh.
Terlihat ramai warga yang memukuli dan menendang maling yang ada di dekat personel polisi. Beberapa warga berteriak agar maling itu 'dimatikan'.
Dua personel polisi yang saat itu hendak mengamankan pelaku pun marah karena warga tidak kondusif dan melakukan kekerasan. Belakangan terlihat pelaku pencurian itu masuk ke dalam mobil dengan kondisi berlumuran darah.
Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus Tarigan mengatakan peristiwa itu terjadi di Desa Semayang, Kecamatan Sunggal, Selasa (18/8) dini hari.
Awalnya, pihak kepolisian menerima informasi dari warga melalui call center 110 soal adanya maling berinisial A yang diamankan warga di Desa Sei Semayang. Dua personel Sabhara yang tengah berpatroli pun langsung menuju lokasi.
"Kami ditelepon oleh warga, ada ditangkap pencuri. Datanglah polisi mengamankannya," kata Yunus saat dikonfirmasi.
Yunus menyebut maling itu diduga belum sempat beraksi karena sudah lebih dulu dipergoki warga. Alhasil, setelah dipergoki, pelaku diamankan ke salah satu rumah sambil menunggu kedatangan pihak kepolisian.
Namun, warga lain yang mendapatkan informasi soal maling itu langsung datang dan mengerumuni rumah tersebut. Setibanya di lokasi, polisi mendapati sudah ramai warga yang berkumpul.
Lalu, saat dua personel polisi itu hendak mengamankan pelaku, warga memukuli maling itu dan menendangnya. Nahasnya, pukulan serta tendangan itu juga mengenai dua personel polisi yang hendak memboyong pelaku.