POSMETRO MEDAN,Kathmandu – Di tengah bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah perbatasan Nepal-Tibet, tim penyelamat berhasil mengevakuasi seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang terkubur di bawah lumpur dan reruntuhan selama lebih dari 55 hingga hampir 60 jam. Subhanallah..!
Anak tersebut ditemukan di desa Timure, Distrik Rasuwa (sekitar 3 km hilir dari pos perbatasan Nepal-China yang dilanda lumpur), pada Jumat malam 28 Agustus 2026.
Personel Armed Police Force (APF) Nepal mendengar tangisan samar dari bawah timbunan tanah, kayu, dan puing bangunan saat sedang melakukan pencarian korban. Mereka lalu menggali secara manual hingga berhasil menarik gadis kecil itu keluar dalam kondisi masih hidup.
Menurut juru bicara APF, Netra Karki, penyelamatan itu disebut sebagai "keajaiban". Sebagian besar tubuh anak tersebut terkubur lumpur, namun kepala terlindungi struktur kayu yang jatuh di atasnya sehingga tidak tertutup sepenuhnya.
Ia mengalami luka di wajah dan punggung, namun tidak mengancam jiwa. Setelah dievakuasi, ia diberi pertolongan pertama, termasuk minum sup, di pos keamanan perbatasan Timure. Kondisinya kemudian memburuk sehingga diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit di ibu kota Kathmandu pada Sabtu 29 Agustus untuk perawatan lebih lanjut.
Pada awalnya, identitas lengkap dan informasi mengenai orang tua anak tersebut belum diketahui. Laporan terbaru menyebutkan namanya Manisha (beberapa sumber menyebut Manisha Magar atau Manisha Tamang), dan orang tuanya kemudian berhasil dilacak serta juga sedang menjalani pengobatan di rumah sakit yang sama.
Banjir bandang yang dipicu runtuhnya gletser pada Rabu 26 Agustus 2026 telah merenggut ratusan nyawa di Nepal dan Tibet. Hingga akhir Agustus, jumlah korban tewas mencapai lebih dari 700–800 orang, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung di tengah medan yang sulit, akses jalan terputus, dan cuaca buruk.
Kisah penyelamatan anak perempuan ini menjadi salah satu titik harapan di tengah tragedi besar yang melanda kawasan Himalaya.(X/BBS)