POSMETRO MEDAN,Kathmandu – Banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah perbatasan Nepal-Tibet sejak 26 Agustus 2026 tidak hanya menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan hilang, tetapi juga meninggalkan luka mendalam pada anak-anak.
Banyak di antara mereka terpisah dari orang tua, ditemukan menangis di hutan, atau berjuang sendiri di tengah reruntuhan dan luapan air.
Salah satu potret yang paling menyentuh adalah anak-anak kecil yang terlihat menggendong adiknya sambil mencari orang tua yang hilang.
Di media sosial beredar video viral seorang bocah yang menggendong adik perempuannya yang menangis.
Wajah keduanya penuh goresan dan luka. Mereka tampak kebingungan berjalan di area terdampak, seolah berusaha menemukan sandaran yang telah terlepas akibat kemarahan alam.
Kisah serupa datang dari Sonika Nagarkoti (13 tahun) di Nuwakot. Saat banjir datang, ia berlari ke arah lebih tinggi sambil menggendong adik laki-lakinya yang berusia 3 tahun, Sajan.