POSMETRO MEDAN,Asahan --Kecelakaan lalu lintas tragis yang diduga tabrak lari merenggut nyawa seorang siswa MAN Kota Tanjungbalai di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Rantau Prapat KM 176–177, tepatnya di Dusun IV, Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, pada Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 07.40 WIB.
Kasat Lantas Polres Asahan AKP Muhammad Rasyid Ridho, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Gakkum Ditlantas Polres Asahan Ipda Julfren Situmorang, membenarkan peristiwa laka lantas tersebut saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp. Ia mengatakan, setelah kejadian, mobil truk tronton yang tidak diketahui identitas, nomor polisi, maupun pengemudinya, melarikan diri.
Menurut Julfren, korban M. Awwal Sya'ban bersama temannya, Jefri, yang sama-sama bersekolah di MAN Negeri Tanjungbalai, berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berplat nomor BK 6413 QAM dari arah Medan menuju Rantau Prapat.
Setibanya di TKP (tempat kejadian perkara), sebuah mobil truk tronton dari arah berlawanan (Rantau Prapat menuju Medan) yang tidak diketahui identitas, nomor polisi, maupun pengemudinya, diduga menabrak mereka lalu melarikan diri. Kecelakaan pun terjadi.
Akibat peristiwa itu, M. Awwal Sya'ban (17), warga Jalan Arwana, Lingkungan II, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, mengalami cedera parah di kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara temannya, Jefri (17), warga Dusun V, Desa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, mengalami luka-luka di bagian wajah dan dirawat di Klinik Permata Bunda Air Batu.
"Dugaan sementara, kedua pelajar MAN Negeri Tanjungbalai tersebut bolos sekolah dan hendak bermain-main," ujar Kanit.
Kendaraan korban mengalami kerusakan dan diamankan di Pos Lantas Simpang Kawat. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).(MBC/Vin)