POSMETRO MEDAN,Lampung Selatan - Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) masih terus dilakukan. Memasuki hari keenam, Tim SAR gabungan memperluas lokasi pencarian dari perairan Bakauheni hingga Pulau Sangiang.
Komandan Pos SAR Bakauheni Kantor SAR Lampung Rezie Kuswara Nunyai mengatakan hari ini penyisiran difokuskan di jalur laut. Sejumlah titik yang menjadi lokasi prioritas kembali diperiksa oleh tim SAR.
"Operasi SAR hari ke-6 untuk kapal lost contact jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau. Untuk hari ini pencarian area dari Bakauheni, Tanjung Tua, memasuki perairan Sebesi sampai dengan Sangiang, dan juga sampai dengan perairan Gunung Anak Krakatau," kata Rezie, Minggu (13/9/2026).
Sebelumnya pencarian telah dilakukan di daratan Pulau Sebesi dan kawasan Krakatau. Sehingga pada hari ini tim SAR memprioritaskan penyisiran di perairan.
"Area darat Sebesi dan Krakatau sudah dilakukan kemarin. Hari ini kami fokus di perairan dulu sampai siang secara tentatif. Kalau masih diperlukan turun kembali, kami akan turun ke pulau-pulau terdekat dari area pencarian," ujarnya.
Kondisi cuaca dan perairan masih menjadi tantangan bagi tim SAR. Meski ketebalan abu vulkanik di udara mulai berkurang, gelombang dan arus laut masih cukup kuat.
Rezie menyebut kondisi gelombang di wilayah pencarian pada hari sebelumnya berkisar 1-1,5 meter. Hal itu tentunya akan turut memengaruhi proses penyisiran menggunakan kapal.
"Ketebalan debu di udara sangat berkurang. Tapi untuk area tertentu, di beberapa pulau kami dekati dan kami cek sebagai prioritas. Apabila ditemukan tanda-tanda, akan kami laporkan kembali," jelasnya.
Hingga Minggu pagi, tanda-tanda keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut belum juga ditemukan.
"Untuk hari ini pencarian masih nihil," katanya.