POSMETRO MEDAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan menggelar razia gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungbalai, Polres dan Kodim 0208/Asahan, Rabu (16/9/2026) malam.
Kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah peredaran narkotika serta masuknya barang terlarang ke lingkungan Lapas.
Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri atas 38 petugas Lapas, tiga personel TNI, empat personel Polri, dan lima petugas BNN.
Pelaksana Harian Kepala Lapas, Dodi Noris Sinulingga-- seperti disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Sekilas sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN, Kamis 17 September 2026--menginstruksikan seluruh petugas agar menjalankan penggeledahan sesuai standar operasional prosedur dengan mengedepankan sikap santun, tegas, dan profesional.
Operasi dibagi menjadi dua tim yang masing-masing dipimpin Wahyu Ananda dan David.
Dalam penggeledahan sejumlah kamar hunian, petugas menemukan berbagai barang yang dilarang berada di dalam Lapas. Barang-barang tersebut meliputi gunting, tali plastik, kartu domino, serta pisau rakitan yang terbuat dari sendok besi. Seluruh barang temuan diamankan sebagai bagian dari langkah penguatan pengawasan dan pencegahan potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain melakukan penggeledahan, petugas BNN Kota Tanjungbalai turut mengawasi pemeriksaan urine terhadap 42 warga binaan menggunakan alat tes narkotika dengan 10 parameter. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh warga binaan yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba.
Petugas juga tidak menemukan narkotika selama penggeledahan kamar hunian berlangsung.
Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanulang, melalui Dodi Noris Sinulingga menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Pengawasan akan terus diarahkan pada pencegahan peredaran narkotika, penggunaan telepon genggam ilegal, serta keberadaan barang-barang terlarang. Meskipun hasil pemeriksaan narkoba menunjukkan hasil negatif, temuan sejumlah barang terlarang menjadi perhatian dalam meningkatkan pengawasan.