POSMETRO MEDAN- Dua jenazah anak buah kapal (ABK) yang tewas akibat perkelahian di atas KM Cahaya Mutiara tiba di rumah duka di Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026) sore.
Salah satunya Ferry Irawan Siregar (26), yang sedianya akan melangsungkan pernikahan pada Juli 2027. Kedatangan jenazah disambut duka mendalam keluarga. Ferry, warga Jalan Rambutan, Gang Durian, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, meninggal bersama Faisal (37), warga Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan.
Jenazah dipulangkan menggunakan dua ambulans, salah satunya milik Polres Sukabumi.
Ira Siregar, anggota keluarga Ferry, mengungkapkan keponakannya bekerja sebagai nelayan dan biasanya hanya pulang sekali setahun.
Keluarga baru mengetahui kabar kematian sekitar dua pekan kemudian.
"Keponakan kami ini meninggal pada 30 September 2026. Kami mendapat kabar 14 hari kemudian karena kapal tiba di Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada 15 Oktober," kata Ira.
Menurut Ira, keluarga sangat terpukul.
"Kenapa sampai sekejam ini, padahal sama-sama mencari makan di laut. Kami sangat berharap Polres Sukabumi dapat mendalami keterlibatan pihak lainnya dan menghukum berat pelaku," ujarnya.
Wisata Keluarga Ferry merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Rencana pernikahan dia pada Juli 2027 kini tidak akan pernah terwujud.
Motif Perkelahian Kepala Satreskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana seperti disiarkan LINTAS GUNUNGKIDUL menjelaskan, insiden terjadi Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.