Diduga Gudang Pengoplosan Gas Dijaga Ketat udah Beroperasi 5 Bulan, Warga Bungkam Takut Preman

Administrator - Rabu, 12 November 2025 21:34 WIB
Ist
Jalan menuju gudang pengoplosan gas 3 kg

POSMETRO MEDAN, Medan – Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi ditemukan beroperasi secara tertutup di tanah garapan Jalan Sipirok, wilayah Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, gudang tersebut diperkirakan telah menjalankan aktivitas ilegal ini selama kurang lebih lima bulan. Modus operandi yang dijalankan tergolong rapi dan tertutup rapat dari pantauan masyarakat umum maupun aparat penegak hukum.

Penjagaan berlapis dan tertutup akses menuju gudang tersebut tidaklah mudah. Bagian depan gudang dijaga ketat oleh sekelompok orang yang diduga preman. Para penjaga ini dilengkapi dengan alat komunikasi Handy Talky (HT) dan terlihat aktif menginterogasi setiap orang asing yang melintas atau mendekat ke area tersebut.

Indikasi aktivitas ilegal semakin kuat dengan lalu-lalang kendaraan pengangkut. Setiap harinya, sejumlah truk dengan bak tertutup rapat terlihat keluar-masuk membawa muatan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg).

Menurut pantauan wartawan Posmetro Medan, gas elpiji 3 kg (gas melon) diduga dipindahkan atau disuntikkan ke dalam tabung non-subsidi berukuran 12 kg dan 50 kg. Gas hasil oplosan inilah yang kemudian dipasarkan kembali ke masyarakat dengan harga non-subsidi, yang memberikan keuntungan berlipat ganda bagi para pelaku.

Warga sekitar yang mengetahui aktivitas tersebut memilih bungkam karena takut. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan adanya aktivitas mencurigakan itu.

"Iya, Bang. Itu tempat orang ngoplos gas elpiji, kurang lebih sudah lima bulan. Aku enggak berani ngomong banyak, Bang. Coba tanya orang yang di cakruk (pos jaga) itu saja," ujarnya kepada Posmetro Medan Rabu (12/11/ 2025)

Kecurigaan semakin menguat ketika awak media mencoba mengonfirmasi kepada beberapa sopir truk yang melintas keluar dari lokasi. Saat ditanya mengenai muatan yang mereka bawa, para pengemudi tersebut memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban, seolah menutupi apa yang ada di dalam truk mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait keberadaan gudang yang meresahkan tersebut.(tim)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KUA Medan Amplas, Tekankan Layanan Dinamis dan Inovatif

Peristiwa

Jalan Rusak Parah Akibat Banjir, Aktivitas Warga Medan Amplas Terganggu

Peristiwa

Penumpang Arus Mudik Nataru 2025-2026 di Terminal Amplas Turun Sampai 50 Persen

Peristiwa

Jelang H - 3 Natal 2025 Terminal Amplas Masih Sepi

Peristiwa

Wali kota Medan, Rico Waas Gerak Cepat Respons Laporan Banjir Warga

Peristiwa

Wali kota Medan, Rico Waas Gerak Cepat Respons Laporan Banjir Warga