POSMETRO MEDAN, Medan - Bencana banjir hebat melanda sejumlah wilayah di Medan, Sumatera Utara, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Berdasarkan data dari Polrestabes Medan, total 4.328 warga dilaporkan terdampak parah dan kini ditampung di 33 posko pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut.
Warga masih belum bisa kembali ke rumah masing-masing karena tingginya permukaan air dan kerusakan hunian.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak S.I.K, M.H., mengungkapkan bahwa Kecamatan Helvetia merupakan wilayah yang mengalami dampak banjir paling serius.
"Kecamatan Helvetia menjadi daerah yang paling parah terdampak banjir," ujar Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (29/11/2025).
Pada hari kelima penanganan bencana hidrometeorologi ini, Kapolrestabes Medan secara langsung meninjau posko penampungan korban. Salah satu lokasi yang dicek adalah Posko Penampungan Korban Bencana Banjir di Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun.
Dalam kunjungannya, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memastikan bahwa penanganan terhadap korban berjalan optimal. Ia menjamin seluruh kebutuhan dasar bagi para pengungsi telah tersedia dengan baik.
"Polrestabes Medan memastikan kebutuhan logistik, termasuk obat-obatan hingga layanan trauma healing, tersedia di posko pengungsian, termasuk untuk warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing," ucapnya. (Dam)