POSMETRO MEDAN,Tapteng- Bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) menyisakan dampak parah, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Sejumlah desa dilaporkan terisolasi total hingga hari keenam pasca-bencana, menyebabkan krisis makanan, air bersih, dan bahan bakar. Foto-foto yan berhasil dihimpun wartawan dari Polda Sumut dan Pemprov Sumut dari udara melalui helikopter bikin merinding.
Noverius Laoli, salah satu keluarga korban yang tinggal di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengungkapkan kondisi mencekam di lapangan saat benca tersebut menerpa.
Menurutnya, sejumlah desa dan kelurhan di Kecamatan Badiri yakni Kelurahan Lopian, Kelurahan Hutabalang, Desa Kebun Pisang, dan dan Desa Lubuk Ampolu yang dilalui Sungai Besar, mengalami kerugian sangat besar.
Bahkan, Nove menyebut ada desa di hulu sungai yang dilaporkan nyaris tinggal nama. Desa Pagaran Honas yang terletak di kawasan perbukitan, diduga hancur total. Hingga sampai saat ini belum tersentuh bantuan evakuasi kecuali warga setempat dengan keterbatasan.