Sepak Terjang Dewi Astutik: Pamit Jadi TKW, Pulang Jadi Bos Narkoba

Administrator - Sabtu, 06 Desember 2025 11:12 WIB
Istimewa
Dewi Astutik (tengah) saat dibawa oleh petugas BNN dari Kamboja.

POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Nama Dewi Astutik ramai dibicarakan lagi usai dirinya ditangkap di Sihanoukville, Kamboja oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan sejumlah institusi lintas negara pada 1 Desember 2025.

Dewi alias alias Mami merupakan buronan kelas kakap karena ia terlibat dalam jaringan narkotika Golden Triangle (kawasan Indochina Asia Tenggara penghasil opium) dan Golden Crescent (kawasan Asia Tengah penghasil opium).

Jejaring peredaran narkoba dari Dewi Astutik beroperasi di Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Afrika. Bahkan, Dewi menjadi aktor utama penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun di wilayah Indonesia pada Mei 2025 lalu.

Dia terdeteksi terlibat dalam bisnis narkoba pada awal tahun 2024.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengungkap, Dewi berangkat ke Kamboja untuk bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). "Keberadaan PAR alias Dewi yang pernah menjadi TKW di Taiwan dan Hong Kong, maka sebelum di Kamboja tahun 2023, PAR alias Dewi belum memiliki rekam jejak kriminal," kata Komjen Suyudi saat dihubungi, Jumat (5/12/2025).

Jadi scammer Dewi diketahui pamit ke keluarga untuk untuk berangkat ke Kamboja pada tahun 2023. Tapi, Dewi terjerumus ke bisnis ilegal setelah tergiur untuk mencari uang dengan cepat. Saat operasi penipuan daring atau online scamming merebak, Dewi ikut di dalamnya. "PAR alias Dewi Astutik awalnya menjadi TKW di Kamboja lalu mulai bersentuhan dengan fenomena scamming yang marak di Kamboja karena cepat menghasilkan uang," ujar Suyudi.

Kamboja bukan negara pertama yang dikunjungi Dewi. Sebelumnya, ia juga telah menjadi TKW di Taiwan dan Hong Kong.

Mulai terlibat peredaran narkoba Suyudi mengatakan, Dewi mulai terlibat dalam jaringan narkoba usai ia bertemu dengan seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial DON.

Saat itu, keduanya bertemu di Kamboja. Pertemuan inilah yang menjerumuskan Dewi untuk masuk ke dunia peredaran narkoba.

"DON inilah yang menjadi caretaker dan godfather PAR alias Dewi Astutik selama di Cambodia dan memulai merambah ke bisnis Narkotika, dan PAR bertugas merekrut para kurir," kata Suyudi.


Editor
: Indrawan

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dewi Astutik Banting Setir Jadi Bandar Sabu Usai Ketemu 'Godfather' WN Nigeria

Peristiwa

Kisah Licinnya Dewi Astutik, Buron Sabu Rp 5 T yang Suka Pindah Negara

Peristiwa

BNN-Interpol Tangkap Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional

Peristiwa

Peran Dewi Astutik di Pengendalian Narkoba Internasional, Rekrut 110 WNI Jadi Kurir di Luar Negeri