POSMETRO MEDAN, Simalungun- Dar..der..dor..! Sabarman Saragih (48), seorang ASN di RS Bhayangkara Tebing Tinggi, ditangkap usai menyemprot cairan cabai dan menembak warga hingga 5 terluka di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba mengatakan peristiwa itu tepatnya terjadi di depan rumah pelaku di Perumahan Rorinata, Jalan Nagur, Kecamatan Raya, Rabu (24/12) malam.
Kejadian itu berawal sekira pukul 20.00 WIB, saat mobil pick up diduga milik pelaku melintas di lokasi sambil membawa barang.
Barang yang berada di mobil tersebut disebut mengenai lampu hias yang dipasang untuk perayaan Natal. Salah seorang warga bernama Opung Cheryl pun menegurnya dan meminta lampu yang rusak agar diganti. Setelah itu, kejadian tersebut disebar di grup perumahan.
"Selanjutnya, sekira pukul 20.30 WIB warga bernama Rahmad Ginting datang ke rumah Sabar Saragih untuk konfirmasi dan terjadi kesepakatan. Lampu yang rusak diambil oleh istri Sabar Saragih," kata Verry, Jumat (26/12/2025).
Sekira pukul 22.00 WIB, anak pelaku, memanggil korban Sampi Tua Sihotang yang sedang berada di kedai Opung Cheryl. Korban pun mendatangi anak pelaku dan keduanya berjalan menuju pintu keluar perumahan.
Lalu, tiba-tiba pelaku datang dan turun dari mobil pikap sambil membawa samurai. Korban pun melakukan perlawanan.
Namun, tiba-tiba pelaku menyemprotkan cairan cabai ke mata korban Sampi. Verry belum memerinci alasan pelaku menyerang korban Sampi.
"Sampi Tua Sihotang langsung merebut samurai dengan rencana membawa ke Polsek. Namun, pelaku menyemprotkan cairan cabai ke mata korban dan memukul ke arah kepala. Sampi Tua berteriak kesakitan dan dibawa ke RS Rondahaim Saragih oleh warga," jelasnya.
Setelah kejadian itu, warga ramai-ramai mendatangi rumah pelaku. Tak lama, kepala lingkungan setempat dan seorang personel polisi bernama Aipda Girsang juga tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.