POSMETRO MEDAN, Medan - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memimpin apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di sebuah lokasi yang dulunya dikenal sebagai benteng pertahanan kartel narkoba dan perjudian terbesar di wilayah Jermal XV, Sabtu (10/1/2026).
Dalam arahannya yang emosional namun tegas, Kapolrestabes menekankan bahwa kehadiran Polri di lokasi tersebut bukan sekadar operasi rutin, melainkan misi kemanusiaan untuk merubah "wajah" kawasan yang selama bertahun-tahun tak tersentuh hukum.
Kombes Pol Jean Calvijn, mengungkapkan bahwa lokasi ini dulunya merupakan surga bagi para pelaku kriminal. Selama bertahun-tahun, upaya penindakan di tempat ini selalu mendapat perlawanan sengit dari massa yang terorganisir.
"Dulu, apabila ada petugas yang melakukan upaya paksa, mereka berani melakukan intimidasi, menyekap, hingga melempar petugas. Bahkan, mereka berani merampas barang bukti dan memaksa melepaskan tersangka," ujar Jean Calvijn di hadapan personel gabungan.
Namun, ia menegaskan bahwa era tersebut telah berakhir. "Ini tidak boleh lagi terjadi. Malam ini kita berdiri di sini untuk memastikan hukum hadir dan negara tidak kalah," tegasnya.
Kapolrestabes mengingatkan jajarannya bahwa apa yang mereka lakukan adalah investasi masa depan bagi generasi muda Indonesia. Di tengah tantangan bonus demografi, ia tidak ingin usia produktif bangsa hancur karena ketergantungan narkotika.
"Mungkin segelintir orang akan mencaci maki kita, tapi percaya lah, berjuta orang akan berterima kasih. Para orang tua akan berterima kasih karena anak-anak mereka kita selamatkan dari tempat ini," tuturnya.
Ia pun memberikan pilihan moral kepada para personelnya untuk memperkuat integritas dalam bertugas.
"Silakan rekan-rekan tutup mata. Bayangkan apabila anak atau saudara kita yang terjebak ketergantungan di tempat ini," ucapnya