POSMETRO MEDAN,Medan –Nasib pilu dialami seorang ibu muda bersama dua anak balitanya yang diduga ditelantarkan oleh ayah kandung mereka tanpa tanggung jawab.
Sejak masih mengandung enam bulan, salah satu anaknya hingga kini tidak pernah mendapatkan nafkah maupun perhatian dari sang ayah.
Ibu muda bernama Abel (21), warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mengungkapkan kisah hidupnya yang penuh penderitaan setelah ditinggalkan suaminya, Bagus (20), warga Selotong, Kecamatan Stabat.
Menurut pengakuannya, Bagus diduga telah menelantarkan istri dan anak-anaknya tanpa memberikan nafkah lahir maupun batin.
Anak pertama Abel yang kini berusia dua tahun juga disebut mengalami perlakuan serupa. Bagus diduga telah dua kali meninggalkan keluarganya dalam kondisi sang istri tengah mengandung dan sangat membutuhkan perhatian serta tanggung jawab sebagai kepala keluarga.
Kepada awak media, Abel menceritakan bahwa sejak awal pernikahan, ia sudah merasakan kejanggalan dalam rumah tangganya. Ia mengaku tidak pernah menerima gaji suaminya secara langsung karena selalu diambil oleh orang tua suaminya.
Bahkan, menurutnya, orang tua Bagus tidak pernah merestui pernikahan mereka dan kerap memicu terjadinya konflik rumah tangga.
"Sejak hamil enam bulan anak pertama, saya ditinggalkan tanpa nafkah. Sampai melahirkan pun suami tidak pernah datang," ujar Abel dengan suara bergetar.
Usai melahirkan, Abel terpaksa bertahan hidup di sebuah gubuk milik neneknya bersama sang ibu. Dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas, ia mengaku hanya mampu memberi makan seadanya kepada bayinya. Bahkan, air beras menjadi menu harian hingga anaknya berusia enam bulan.
Beberapa waktu kemudian, Bagus sempat kembali dan meminta rujuk. Demi masa depan anak pertamanya, Abel menerima kembali suaminya. Namun, kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama. Dua bulan kemudian, Bagus kembali meninggalkan keluarga saat Abel tengah mengandung anak kedua.