POSMETRO MEDAN,Medan– Seorang pemuda bernama Kiki Ahmad Febri (25), warga Jalan Jaring Udang V, Lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, tewas setelah dadanya tertembus peluru senapan angin, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban sempat dilarikan ke RSU PHC Medan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang cukup parah di bagian dada.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, insiden maut ini bermula dari peristiwa pembegalan yang dialami dua warga Jalan Belanak, Pajak Baru, kawasan Medan Belawan. Kedua korban dibegal saat mengisi bahan bakar di pom mini di sekitar simpang Kampung Kolam.
Usai kejadian, para korban melihat sepeda motor mereka dibawa kabur oleh pelaku ke arah Kampung Kolam. Mereka kemudian kembali ke rumah dan mengabarkan peristiwa tersebut kepada rekan-rekannya.
Tanpa adanya komando resmi, sekelompok pemuda dari kawasan Jalan Belanak mendatangi Kampung Kolam untuk mencari pelaku begal. Kedatangan massa tersebut memicu ketegangan yang berujung pada bentrokan antar dua kelompok pemuda.
Dalam bentrokan tersebut, Kiki Ahmad Febri yang diketahui merupakan warga Pekan Labuhan diduga terkena tembakan senapan angin hingga mengalami luka fatal di bagian dada dan meninggal dunia.
"Benar, korban merupakan warga lingkungan kami. Namun untuk kronologi pastinya kami belum mengetahui secara jelas," ujar F, salah seorang warga Lingkungan 29 Pekan Labuhan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan serta pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib. (investigasinews)