POSMETRO MEDAN, Brebes-Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas mayat dalam koper. Yakni, Sapri (67), warga Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan untuk pergi ke Desa Sukareja.
Korban rencananya menemui seseorang bernama Rokib berkaitan utang pitutang. Rokib memiliki utang kepada korban sebesar Rp 5 juta.
"Pamitannya ke Desa Sukareja mau menagih utang. Bapak saya juga saat itu membawa yang tunai Rp20 juta. Selain itu, membawa HP. Namun bapak tak kunjung pulang. Bahkan, keluarga sampai kehilangan kontak. Hingga kami mendapat bapak ditemukan meninggal dunia," ungkap Rohman, anak korban.
Menantu korban Anto Suwanto mengaku, keluarga sangat terpukul atas kejadian. Ia berharap pihak kepolisian segera mengungkap motif serta menangkap pelakunya.
"Kami berharap pelaku segera ditangkap dan di hukum seberat-beratnya. Ini sangat kejam," katanya.
Sekadar diketahui, kasus ini pertama kali terungkap, menyusul ditemukan sebuah koper berisi mayat di rumah kosong oleh saudara dari pemilik rumah. Ia hendak membersihkan rumah, yang ditinggal pemiliknya bekerja di Taiwan sebagai TKW.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif. Termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.(smpanturanews)