POSMETRO MEDAN,Asahan –Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Rantau Prapat KM 204–205, tepatnya di Desa Tunggul 45, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil minibus Toyota Rush dan sebuah truk tangki tronton.
Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Jonni FH Sinaga melalui Kanit Gakkum Ipda Julfren Situmorang membenarkan adanya kecelakaan antara mobil minibus Toyota Rush BK 1218 VAD dan truk tangki tronton BK 8951 GZ pada pagi hari tersebut.
Mobil Toyota Rush BK 1218 VAD dikemudikan Nur Siddik Widodo (21), warga Aek Nagaga, Desa Perkebunan Aek Nagaga, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan.
Saat kejadian, pengemudi diketahui tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK. Kendaraan tersebut membawa satu penumpang, Risti Aulia Tanjung (16), seorang pelajar warga Kecamatan Pulau Rakyat, yang melaju dari arah Rantau Prapat menuju Kota Medan.
Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang truk tangki tronton BK 8951 GZ yang dikemudikan Rudy Harmoko (43), warga Lingkungan XI Titi Papan, Medan Deli, dengan satu penumpang Mirdza Ganis (16), seorang pelajar. Truk tersebut melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat. Kedua kendaraan kemudian terlibat tabrakan adu depan.
Ipda Julfren Situmorang menjelaskan, kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik, lebar, dua arah, cuaca cerah, dan tidak terdapat lubang di badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Toyota Rush mengalami luka berupa mata memar, bibir pecah, lecet di tangan dan perut, serta luka robek pada jari kaki kanan. Korban langsung dilarikan ke Klinik Kesuma Bangsa Rahuning untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, penumpang Toyota Rush juga mengeluhkan nyeri di beberapa bagian tubuh dan turut mendapatkan perawatan di klinik yang sama. Adapun pengemudi truk tangki dan penumpangnya dilaporkan tidak mengalami luka.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah). Pihak kepolisian masih menangani kasus ini untuk penyelidikan lebih lanjut.(MBC)