Kabasarnas: Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur 100 Persen Perempuan

Administrator - Selasa, 28 April 2026 13:29 WIB
Istimewa
Keluarga korban menangis saat menunggu informasi terkait keluarga yang diduga menjadi korban dalam kecelakaan antara KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/04).

POSMETRO MEDAN,Bekasi -- Proses evakuasi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line di Stasiun Bekasi Timur telah rampung dilakukan pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atau Kabasarnas, M Syafii, menyatakan seluruh korban yang berhasil dievakuasi berjenis kelamin perempuan.

"100% yang kita evakuasi (merupakan penumpang berjenis kelamin) perempuan," kata Syafii kepada wartawan di Stasiun Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 08.00 WIB dan seluruh tim SAR telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Saya sampaikan bahwa saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan," ucapnya.

Meski demikian, Syafii menegaskan apabila dalam proses pembersihan rangkaian kereta masih ditemukan bagian tubuh korban sekecil apa pun, tim SAR akan tetap melakukan penanganan sesuai prosedur.

Sementara itu, jumlah korban dalam kecelakaan ini terus diperbarui. Hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Adapun korban luka mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.

Beberapa rumah sakit yang menangani korban antara lain RSUD Kota Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Bekasi Barat.

(wan/beritasatu)

Editor
: Indrawan

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Update Terbaru Kecelakaan Kereta Bekasi: 14 Meninggal, 84 Luka