POSMETRO MEDAN, Labusel – Tragedi berdarah menggemparkan warga Dusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Selasa (28/4/2026).
Seorang ibu rumah tangga, Nurlan Br Pasaribu (46), menjadi korban penikaman brutal yang diduga dilakukan oleh menantu laki-lakinya sendiri, Reri Pardila (32), saat korban sedang melaksanakan ibadah salat Subuh.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB tersebut bermula ketika pelaku diduga masuk ke kediaman korban dengan cara mendobrak pintu belakang.
Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang korban yang tengah beribadah secara membabi buta menggunakan senjata tajam jenis pisau.
Kapolsek Torgamba, AKP Sunipan Gurusinga, mengatakan adanya tindak penganiayaan berat tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Benar, telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran dan kasus sedang kami tangani," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.
Aksi keji ini baru terhenti setelah teriakan histeris korban didengar oleh tetangga sekitar. Saksi mata, Liya Suwarti (32), bersama warga lainnya menemukan korban sudah terkapar bersimbah darah.
Warga kemudian melarikan korban ke Klinik Sehat Cikampak untuk mendapatkan penanganan darurat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban menderita sedikitnya sembilan luka tusuk di bagian wajah, tangan, dada, perut, hingga punggung.
Akibat luka serius tersebut, tim medis harus memberikan sebanyak 40 jahitan. Hingga kini, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar namun memerlukan perawatan intensif.