Ditemukan Mengapung 8 Km dari TKP, Pemancing yang Hanyut di Sungai Kualuh Labura Meninggal Dunia

Evi Tanjung - Kamis, 21 Mei 2026 20:37 WIB
Habibi
Mayat pemancing ditemukan mengapung 8 km dari titik pemancingan

POSMETRO MEDAN, Labura — Lakimin Sihotang (46), warga Dusun Harian Timur, Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut yang dilaporkan hanyut saat memancing, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Kualuh pada Kamis (21/05/2026) pagi.

Kasi Humas Polres Labuhanbatu, AKP Aswin Irwan, mengonfirmasi bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga di Dusun Pulo Harapan I, Desa Teluk Binjai. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 8 kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

"Saat ditemukan oleh warga, korban berada dalam posisi telungkup, tidak mengenakan baju, dan hanya memakai celana pendek berwarna putih. Kondisi tubuh korban dilaporkan masih utuh," ujar AKP Aswin dalam keterangannya, Kamis (21/05/2026).

Pihak keluarga, yang diwakili oleh abang kandung korban, telah memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Lakimin Sihotang berdasarkan pencocokan identitas KTP. Korban sendiri diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani.

Proses pencarian hingga evakuasi korban melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas AIPTU Jepri Siregar, Danpos SAR Rikki Harahap, Danton BPBD, F. Hasibuan masyarakat setempat.



Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Penataan Kabel Optik di Lubuk Pakam Terus Berjalan, 3 Kilometer Telah Tertata

Peristiwa

Operasi Senyap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, 3 Pengedar Lintas Wilayah Diringkus