POSMETRO MEDAN,Medan – Sekelompok orang yang diduga oknum preman dilaporkan merusak rumah milik Argenius Manurung (56), di Jalan Mongonsidi III, Kelurahan Kampung Anggrung, Kecamatan Medan Polonia. Aksi perusakan itu disebut terjadi secara berulang pada Kamis (21/5/2026), Sabtu (23/5/2026), hingga Minggu (24/5/2026).
Argenius Manurung, yang merupakan penderita stroke sejak 2015, mengaku rumahnya didatangi sekitar 30 orang yang masuk secara paksa dan merusak sejumlah barang di dalam rumah.
"Jumlah mereka sekitar 30 orang. Semuanya masuk ke rumah. Semua barang saya dirusak," ujar Manurung, saat ditemui wartawan.
Menurutnya, gerbang rumahdirusak, pintu rumah dibuka paksa, sementara berbagai barang miliknya dibuang ke luar rumah. Selain itu, meteran listrik disebut dicabut, serta seng dan asbes atap rumah dibongkar.
"HP hilang, dokumen penting hilang, lampu hias diambil, lemari rusak, piring-piring pecah," ucapnya terbata-bata.
Manurung mengaku sangat terpukul atas peristiwa tersebut. Di tengah kondisi kesehatannya yang masih berjuang pulih dari stroke, ia harus menyaksikan rumah yang ditempatinya dirusak massa.
Ia juga menyebut aksi tersebut disaksikan sejumlah aparatur setempat, termasuk pihak kepolisian, perangkat kelurahan, hingga kepala lingkungan. Namun, menurut pengakuannya, tidak ada tindakan untuk menghentikan aksi massa tersebut.
"Tapi sedihnya, semua aparatur itu hanya menonton," katanya dengan nada kecewa.
Warga sekitar disebut turut menyaksikan aksi perusakan yang berlangsung di siang hari itu. Peristiwa serupa bahkan kembali terjadi pada Sabtu dan Minggu di lokasi yang sama.
Merasa tidak mendapatkan rasa aman, Manurung kemudian membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan pada Kamis sore usai kejadian pertama. Dengan kondisi berjalan yang terbatas akibat stroke, ia datang didampingi kerabat untuk melaporkan kasus tersebut.