POSMETRO MEDAN– Pelatihan Terjun Payung bagi personel Korps Brimob Polri resmi ditutup.
Penutupan itu ditandai dengan upacara yang dipimpin Plt. Komandan Satuan Latihan (Dansatlat) Brimob Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor pada Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Danmen III Pasukan Pelopor Korbrimob Kombes Pol. Padmo Arianto, para pejabat utama Satlat Brimob Korbrimob serta para tamu undangan lainnya.
Sekadar diketahui pelatihan yang diikuti sebanyak 36 personel dari jajaran Korbrimob dan Satbrimob Polda itu menjadi bagian dari upaya peningkatan kemampuan dan kesiapan operasional personel Brimob dalam menghadapi berbagai tugas di lapangan.
Selama pelatihan, para peserta menjalani rangkaian materi teori dan praktik terjun payung yang dilaksanakan di sejumlah lokasi latihan, di antaranya Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Kolam Renang Pelopor Korbrimob, Kelapadua, Depok hingga wilayah Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan hingga seluruh tahapan latihan selesai dilaksanakan.
Dia menegaskan bahwa berakhirnya pelatihan bukan menjadi akhir proses pembelajaran, melainkan awal tanggung jawab bagi setiap personel untuk terus meningkatkan kemampuan serta mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada personel lain di satuan masing-masing.
"Kami berharap memiliki personel penerjun yang benar-benar andal sehingga dapat mendukung tugas operasional di lapangan berjalan dengan baik dan lancar," kata Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima seperti dikutip POSMETRO MEDAN dari humas.polri.go.id.
"Saya juga mengingatkan kepada para peserta untuk terus mengasah kemampuan, menguasai penggunaan peralatan terjun payung, menjaga profesionalisme, serta menjunjung tinggi kehormatan Korps Brimob Polri dalam setiap pelaksanaan tugas," lanjutnya.
Pada kegiatan tersebut, juga dilakukan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik.