POSMETROMEDAN, Medan -
Di sebuah ballroom hotel di Kota Medan, Jumat malam, 13 Februari 2026, bendera partai berdiri tegak.
Para kader duduk rapi, kamera berkilat, dan panggung politik kembali memainkan ritusnya yang paling akrab, pengukuhan. Namun bagi Zeira Salim Ritonga, momen itu bukan perayaan. Ia adalah garis start.
Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sumatera Utara periode 2026-2031 resmi dikukuhkan oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah.
Dalam struktur baru itu, Ashari Tambunan dipercaya sebagai Ketua DPW, sementara Zeira Salim Ritonga mengemban amanah sebagai Sekretaris.
Bagi masyarakat luas, pengukuhan kerap dibaca sebagai seremoni. Bagi Zeira, justru sebaliknya.
"Pengukuhan itu bukan sekadar seremoni," ujarnya.
"Itu adalah bentuk legalitas awal kepengurusan DPW PKB Sumut 2026 sampai 2031 untuk menjalankan visi dan misi partai,"tambahnya.
Politik yang Tidak Berhenti pada Menang
Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap partai politik, Zeira memilih menempatkan politik pada makna yang lebih sunyi namun mendasar.