POSMETRO MEDAN- Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Surojo Bimantoro lahir di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, pada 1 November 1946.
Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) dan menghabiskan sebagian besar kariernya di bidang Reserse hingga mencapai pangkat Jenderal Polisi.
Surojo Bimantoro, dalam sebuah postingan anonim facebook @Om phol yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 11 Juli 2026, menjabat sebagai Kapolri ke-16 pada periode 23 September 2000 hingga 29 November 2001.
Dia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan kemudian melanjutkan masa jabatannya pada awal pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Masa kepemimpinannya diwarnai polemik terkait pemberhentian dirinya sebagai Kapolri pada 20 Juli 2001 setelah diangkat menjadi Duta Besar RI untuk Malaysia.
Saat itu, Komjen Pol. Chairuddin Ismail ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Kapolri.
Namun, pada 3 Agustus 2001, Presiden Megawati mengembalikan jabatan Kapolri kepada Surojo Bimantoro melalui Keputusan Presiden Nomor 97 Tahun 2001, yang sekaligus menyatakan pengangkatan Pjs. Kapolri sebelumnya tidak berlaku.
Perjalanan karier Surojo Bimantoro menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Polri, terutama pada masa transisi politik Indonesia di era Reformasi.***