POSMETRO MEDAN- Mgr. Alfred Gonti Pius Datubara, O.F.M. Cap. adalah Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Medan sekaligus uskup Katolik pertama yang berasal dari etnis Batak. Lahir di Lawe Bekung, Aceh Tenggara pada 12 Februari 1934, ia mengabdikan sebagian besar hidupnya dalam tarekat Kapusin dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1964.
Karir episkopalnya,--seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Sumut Indah yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 28 Juli 2026-- dimulai ketika dia terpilih menjadi Uskup Auksilier Medan pada tahun 1975, sebelum akhirnya resmi mengemban jabatan sebagai Uskup Agung Medan dari 24 Mei 1976 hingga masa pensiunnya pada 12 Februari 2009.
Selama lebih dari tiga dekade memimpin Keuskupan Agung Medan, Mgr. Pius Datubara dikenal luas sebagai sosok gembala yang bersahaja, penuh kasih, dan teguh dalam doa sesuai dengan spiritualitas Fransiskan.
Di bawah kepemimpinannya pula, dia menginisiasi berbagai kemajuan penting bagi umat, termasuk mendirikan Universitas Katolik Santo Thomas pada tahun 1984.
Dia juga aktif membangun jembatan persaudaraan antaragama serta memperjuangkan martabat kelompok masyarakat terpinggirkan di Sumatera Utara.
Setelah mendedikasikan seluruh hidupnya bagi pelayanan gereja, sang uskup agung pembawa damai ini wafat pada tanggal 17 Oktober 2025 di Rumah Sakit Santa Elisabeth, Medan, dalam usia 91 tahun.***