POSMETRO MEDAN,Jakarta- Lahir dan besar di Kota Medan, Sumatera Utara, Shanaz Khairuz Putri Lauzia tumbuh di tengah keberagaman budaya yang menjadi ciri khas kotanya.
Baginya, Medan adalah kota yang unik, tidak hanya karena logat dan bahasanya yang khas, tetapi juga karena masyarakatnya yang terdiri dari berbagai suku dengan karakter yang beragam.
Di balik perjalanan hidupnya, ada sosok ibu yang menjadi inspirasi terbesar. Sang ibu mengajarkan arti ketangguhan, keberanian, dan bagaimana menjadi perempuan yang mampu berdiri kuat menghadapi setiap tantangan kehidupan.
Perjalanan karier Shanaz dimulai dari dunia jurnalistik, sebuah profesi yang menurutnya memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga demokrasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menjadi jurnalis bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi dari profesi itulah ia memperoleh pelajaran berharga tentang komunikasi, berpikir kritis, serta kesempatan membangun relasi dengan berbagai tokoh, mulai dari pejabat pemerintahan hingga para pengusaha.
Menurut Shanaz, dunia jurnalistik mungkin tidak menjanjikan kekayaan dalam waktu singkat.
Namun, profesi tersebut memberikan aset yang jauh lebih berharga, yaitu jaringan, pengalaman, serta kebebasan untuk bertanya, belajar, dan memahami berbagai sudut pandang.
Relasi yang ia bangun selama bertahun-tahun kemudian menjadi bekal penting ketika memutuskan terjun ke dunia politik sekaligus mengembangkan bisnis.
Sebagai seorang jurnalis, Shanaz terbiasa bekerja tanpa mengenal waktu. Ia harus selalu siap mengikuti perkembangan informasi, melakukan riset, hingga turun langsung ke lapangan demi menyajikan berita yang akurat kepada masyarakat.
Di tengah perjalanan itu, ia beberapa kali mengambil keputusan besar, termasuk keluar dan kembali ke dunia media, sebelum akhirnya memutuskan fokus pada aktivitas politik, organisasi, dan dunia usaha.