POSMETRO MEDAN- Kira-kira siapa sosok yang akan memimpin TNI Angkatan Darat setelah Jenderal TNI Maruli Simanjuntak?
Pertanyaan ini mulai ramai diperbincangkan di kalangan pemerhati pertahanan maupun media nasional.
Di antara sejumlah nama yang muncul, Kasum TNI Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon menjadi salah satu perwira tinggi yang paling sering disebut dalam bursa calon Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Sejumlah pengamat pertahanan menilai rekam jejak dan pengalaman jabatannya menjadi alasan mengapa namanya layak diperhitungkan.
Lantas, apa yang bikin Richard Taruli Horja Tampubolon masuk dalam bursa KSAD?
Letjen Richard Tampubolon --begitu nama tenarnya-- merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Selama lebih dari tiga dekade mengabdi di TNI, dia meniti karier dari satuan elite hingga menduduki berbagai jabatan strategis di tingkat Angkatan Darat maupun Markas Besar TNI.
Di lingkungan Kopassus, Richard Tampubolon--seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Berita simalungun yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 4 Agustus 2026-- pernah dipercaya sebagai Komandan Grup 2 Kopassus, Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus, hingga Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus.
Pengalaman ini membentuknya sebagai perwira dengan latar belakang operasi khusus yang kuat.
Kariernya kemudian berkembang ke tingkat yang lebih luas. Dia pernah menjabat Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman, Kepala Staf Kogabwilhan I, kemudian dipercaya sebagai Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI, satuan yang menangani operasi khusus gabungan di bawah kendali Panglima TNI.
Tahun 2021, Richard Tampubolon dipercaya memimpin Kodam XVI/Pattimura sebagai Pangdam. Setelah itu, ia menjabat Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (Irjenad) yang bertugas melakukan pengawasan dan pemeriksaan internal di lingkungan TNI AD.