POSMETRO MEDAN- Kisahnya bermula dari sebuah perempuan paruh baya yang ditemukan terlantar tanpa busana di jalanan Babat, Lamongan, Jawa Timur, sekitar tahun 2015 silam.
Tidak ada yang merawatnya. Tidak ada yang mengurus!
Nah, Ipda Purnomo yang saat itu bertugas sebagai Bhabinkamtibmas memutuskan membawa perempuan asal Kediri bernama Murniatun itu pulang ke rumahnya.
Sebelas tahun berselang, Rabu 1 Juli 2026, Kanit Binmas Polres Lamongan Ipda Purnomo berdiri di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Jakarta.
Presiden menyerahkan penghargaan Polisi Inspiratif langsung ke tangannya — penghargaan yang merangkum satu dekade kerja yang tidak pernah dia rencanakan menjadi terkenal.
Selama 10 tahun itu, Ipda Purnomo dan tim Yayasan Berkah Bersinar Abadi yang dikelolanya secara mandiri di Lamongan telah merawat sekitar 7.000 orang dengan gangguan jiwa dari berbagai daerah di Indonesia.
Angka yang terdengar besar itu bukan hasil program pemerintah, bukan anggaran dinas.
Sumbernya, gaji polisi, penghasilan konten media sosial, dan donasi masyarakat yang datang setelah kisahnya tersebar.
Di yayasan itu,--sebagaimana dikabarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Dasar Desus Cerdas yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 17 Agustus 2026-- kapasitas pasien yang dirawat dan menetap dalam satu waktu kini mencapai 280 hingga 300 orang.
Mereka datang dari Pacitan, Kediri, dari berbagai sudut Jawa Timur dan provinsi lain yang mengirimkan anggota keluarganya karena tidak tahu harus ke mana lagi.