POSMETRO MEDAN,Medan- Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak resmi dilantik sebagai Kapolrestabes Medan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kamis (9/10/2025) bulan lalu.
Baru sebulan lebih menjabat, perwira yang dikenal dekat dengan media ini langsung dihadapkan pada dua kasus besar yang menggemparkan Kota Medan. Berbekal pengalaman panjang di bidang Reserse, Calvijn bergerak cepat dan berhasil mengungkap dua kasus tersebut.
Bukan itu saja, perwira Alumni Akpol 1999 yang ramah itu juga turun langsung melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan melakukan reka ulang kasus sekaligus konferensi pers di TKP.
Jean Calvijn juga bertemu langsung dengan korban kejahatan yang menyebabkan kerugian harta hingga nyawa itu. Seperti Rabu (19/11/2025), Jean Calvijn turun langsung dan memberikan keterangan dua kasus yang menghebohkan itu.
Kasus pertama, pembakaran rumah hakim. Kasus pembakaran rumah Hakim bernama Khamozaro Waruwu kini menemukan titik terang. Polrestabes Medan yan dipimpin Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak telah memperoleh sejumlah bukti penting, termasuk rekaman CCTV dan keterangan dari 49 saksi.
Hal ini disampaikan Kombes Calvijn setelah konferensi pers kasuspembunuhan Bonio Radja Gajah, di Desa Marindal II, Rabu (19/11/2025).
"Tim telah memeriksa total 49 saksi. Setiap hari ada saksi tambahan yang kami pastikan dapat membuat kasus ini terang-benderang," ujar Calvijn.
Menurut perwira berdarah Batak yang lahir dan besar di Tangerang Banten itu, saksi-saksi tersebut terdiri dari pihak korban, kepolisian, Damkar, petugas kebersihan, hingga pihak kelurahan. Semua keterangan disinkronkan dengan hasil olah TKP, pengecekan manual, serta scientific investigation.
Calvijn menyebut adanya temuan menarik dari rekaman CCTV pada 14 November 2025. Temuan visual itu kini tengah didalami dengan mencocokkan seluruh keterangan saksi serta data digital lain, termasuk media sosial dan analisis waktu secara ilmiah.