POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Pembalap muda asal Spanyol, Brian Uriarte, resmi dijatuhi hukuman diskualifikasi dari seluruh hasil balapan Moto3 Catalunya 2026 yang berlangsung pada pertengahan Mei lalu. Keputusan berat ini membawa berkah tersendiri bagi pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, yang posisinya langsung melesat di papan klasemen.
Uriarte yang mewakili tim Red Bull KTM Ajo tersebut kedapatan melakukan pelanggaran regulasi terkait penggunaan pelumas atau oli ilegal pada motornya saat sesi kualifikasi di Catalunya. Berdasarkan aturan resmi yang berlaku, seluruh kontestan Moto3 diwajibkan secara mutlak untuk menggunakan pelumas dari penyuplai tunggal yang telah ditentukan, yaitu Repsol.
1. Kronologi Pelanggaran Oli Ilegal Brian Uriarte
Pihak stewards sejatinya memiliki kewenangan penuh untuk mengambil sampel bahan bakar maupun pelumas secara acak kapan saja. Motor Uriarte pun menjadi salah satu yang terkena pengecekan tersebut.
Dilansir dari Crash, Uriarte kemudian dipanggil oleh pengawas balapan di sela-sela pekan balap Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello pekan lalu. Menanggapi temuan awal (Sampel A), pihak Uriarte sempat mengajukan banding dan meminta sampel kedua (Sampel B) untuk dianalisis ulang.
Namun, hasil uji laboratorium terhadap Sampel B justru memperkuat dan mengonfirmasi temuan ilegal dari Sampel A. Alhasil, dalam persidangan yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, pada Kamis 4 Juni 2026 pagi WIB, pengawas balapan memutuskan untuk mendiskualifikasi Uriarte.
Dengan keputusan ini, keberhasilan Uriarte yang mengamankan posisi start ketiga saat kualifikasi serta raihan finis keempat pada balapan utama hari Minggu 17 Mei 2026 resmi dianulir dan dihapus. Uriarte pun harus merelakan kehilangan 13 poin berharga yang didapatnya dari Catalunya.
2. Veda Ega Pratama di Puncak Klasemen