POSMETRO MEDAN- Danau Toba sebagai diperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.
Penguatan Danau Toba sebagai destinasi dunia ini usai menggelar lari lintas alam Trail of The Kings Lake Toba - Indonesia.
Ajang ini, kata penjabat Sekretaris Daerah Sumut Sulaiman Harahap, menjadi momentum Sumut sukses menggelar ajang sport tourism tingkat internasional selama 2 hari kegiatan berjalan lancer.
Sulaiman Harahap mengatakan hal itu usai menyerahkan piala kepada para juara Trail of The Kings Lake Toba - Indonesia di Waterfront City, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Minggu (15/6/2026).
Katanya seperti diberitakan Antara, moment acara lari lintas alam bertaraf internasional yang menjadi bagian Ultra-Trail du Mont-Blanc (UMTB) 2026 Seri Dunia itu berjalan lancar.
Diketahui Pemkab Samosir mengadakan lomba lari lintas alam Trail of The Kings Lake Toba - Indonesia yang memperlombakan 6 kategori masing-masing 100 kilometer (100K), 60K, 28K, 10K, 5K hingga kategori anak-anak.
Di antaranya kategori 100K pelari asal Jepang Hiroyuki Matsuda tercatat sebagai juara pertama dengan waktu 12 jam 45 menit 22 detik.
Posisi kedua pelari Indonesia Sobari Herdiana dengan waktu 13 jam 02 menit 26 detik, dan posisi ketiga Priya Rai dengan waktu 13 jam 17 menit 18 detik.
Untuk kategori 60K pelari Indonesia Yusri Nanda menjadi tercepat dengan waktu 7 jam 30 menit 17 detik. Posisi kedua Hardiman Purba dengan waktu 8 jam 9 menit 32 detik, dan Jiahan Ma dari China menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 8 jam 46 menit 25 detik.
Hiroyuki Matsuda, yang meraih juara pertama Trail of The Kings Lake Toba - Indonesia kategori 100K mengatakan gembira karena meraih kemenangan lintas alam menjadi bagian UMTB 2026 Seri Dunia ini.