POSMETRO MEDAN, Atlanta- Sosok kiper Tanjung Verde, Vozinha.Vozinha jadi tembok baja! Kiper 40 tahun itu pun berhasil membawa Timnas Tanjung Verde menahan imbangjuara Eropa Spanyol dengan skor 0-0. Tak pelak, Vozinha langsung mendapat pujian.
Kiper veteran memang tersebut tampil luar biasa di Atlanta Stadium, Senin (16/6) waktu setempat. Sepanjang pertandingan, Vozinha tampil bak tembok yang tidak bisa ditembus.
Momen terbaiknya hadir pada babak pertama ketika ia menggagalkan sundulan Mikel Oyarzabal dari jarak dekat setelah Ferran Torres lebih dulu membentur mistar gawang.
Menjelang turun minum, Vozinha kembali menjadi penyelamat saat melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis sundulan Aymeric Laporte yang mengarah ke sudut gawang.
Vozinha memainkan peran utama dengan tujuh penyelamatan dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Setelah peluit akhir berbunyi di Mercedes-Benz Stadium di Atlanta, kiper berpengalaman itu tak bisa lagi menahan emosinya.
Ternyata ada hal yang disembunyikan dan akhirnya meluap langsung usai hasil fantastis ini didapatkan olehnya. Dilansir dari media sosial X jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, ada harapan besar dari penjaga gawang berusia 40 tahun itu.
Saat di interview, ia tidak kuasa menahan air mata yang mengucur langsung dari matanya karena kegagalan mewujudkan harapannya. Vozinha ternyata punya harapan besar agar sang ibu bisa datang langsung dan menyaksikan aksinya di ajang Piala Dunia 2026 ini.
Sayangnya hal tersebut gagal terwujud karena masalah visa yang gagal diselesaikan tepat waktu dan masalah ekonomi yang dihadapinya.
️"Vozinha: "Sayangnya ibu saya juga tidak bisa hadir karena masalah visa, dan uang yang harus kami bayarkan untuk itu," katanya dikutip Selasa (16/6).