POSMETRO MEDAN,Boston — Kapten Timnas Inggris Harry Kane menjadi sorotan jelang laga Piala Dunia 2026 setelah pendeta tradisional Ghana, Nana Kwaku Bonsam, mengklaim telah melakukan ritual untuk mengganggu performanya saat Inggris menghadapi Ghana, di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 Wib dini hari nanti.
Pernyataan kontroversial itu memicu perdebatan luas karena muncul menjelang salah satu pertandingan penting di turnamen tersebut.
Pendeta tradisional Ghana, Nana Kwaku Bonsam, kembali menjadi perhatian publik sepak bola dunia setelah mengklaim telah mengutuk striker sekaligus kapten Timnas Inggris, Harry Kane.
Klaim tersebut disampaikan menjelang pertandingan Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Ghana dan Inggris.
Pernyataan itu langsung memicu kontroversi karena menyangkut upaya memengaruhi hasil pertandingan melalui ritual spiritual.
Siapa Nana Kwaku Bonsam dan Apa Klaimnya? Nana Kwaku Bonsam dikenal sebagai sosok yang kerap membuat pernyataan kontroversial saat turnamen internasional berlangsung.
Ia sebelumnya juga pernah mengeluarkan klaim serupa terhadap sejumlah pemain dan tim nasional pada ajang besar. Menjelang duel Ghana melawan Inggris, Bonsam mengaku telah melakukan ritual khusus yang ditujukan kepada Harry Kane.
Tujuannya, menurut dia, bukan untuk mencederai sang pemain, melainkan menghambat performanya selama pertandingan berlangsung.
Pernyataan itu dikutip dari Daily Sports pada Selasa (23/6/2026). Bonsam menegaskan tindakannya dilakukan demi membantu peluang Ghana meraih kemenangan atas Inggris.
Harry Kane memang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Inggris. Sebagai kapten sekaligus ujung tombak serangan, kontribusinya kerap menentukan hasil pertandingan The Three Lions.