Penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou. (@brfootball)
POSMETRO MEDAN, Amerika Serikat- Satu lagi tim raksasa sepak bola dunia, Belanda yang harus angkat koper dari Piala Dunia 2026. De Oranje harus mengakui keunggulan Timnas Maroko setelah melalui drama adu penalti.
Tersingkirnya Belanda pada babak 32 besar setelah menelan kekalahan dari Maroko itu, tentu saja menjadi malam yang sulit dilupakan bagi para suporter Belanda yang begitu semangat mendukung tim kesayangannya.
Belanda harus mengikuti jejak buruk Timnas Jerman yang juga harus tersingkir pada babak 32 besar, yang juga kalah dalam drama adu penalti melawan Uruguay.
Kesuksesan Maroko melaju ke babak 16 besar itu tentu saja tidak lepas dari penampilan apik penjaga gawang Yassine Bounou. Salah satu penyelamatan paling disorot adalah saat menepis penalti Summerville dengan satu tangan dan menjadi sosok kunci di balik lolosnya Maroko ke babak berikutnya.
Drama adu penalti ini berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Maroko. Kedua tim sebelumnya harus bermain sangat ketat dengan skor 1-1, yang memaksa pertandingan dilanjutkan pada babak tambahan. Namun setelah melalui babak tambahan, skor tetap tidak berubah hingga harus diselesaikan melalui adu penalti.
Gelandang serang Maroko, Ismael Saibari menjadi penentu kemenangan dalam drama adu penalti ini. Menjadi penendang penalti kelima, dia sukses mengecoh penjaga gawang dengan mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang. (fajar)