POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat - Tim Nasional Tanjung Verde atau Cape Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena keberhasilan mereka lolos dari fase grup hingga melangkah ke babak gugur, tetapi juga karena kisah inspiratif para pemainnya di luar lapangan.
Tiga pemain, yakni Steven Moreira, Jamiro Monteiro, dan Logan Costa, mengungkapkan bahwa mereka selalu melaksanakan salat sebelum pertandingan.ah Argentina
Ketiganya merupakan pemainMuslim di skuad Tanjung Verde dan menjadikan ibadah sebagai bagian dari persiapan menghadapi laga penting.
Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menyebut bahwa kebersamaan sebagai sesama Muslim membuat hubungan di antara mereka semakin erat.
Sebelum tim turun ke lapangan, mereka rutin berkumpul untuk menunaikan salat bersama sebagai bentuk ikhtiar sekaligus memohon kelancaran selama pertandingan.
Kisah ini mendapat respons positif dari banyak penggemar sepak bola. Di tengah persaingan ketat di ajang Piala Dunia, para pemain tetap menjaga keyakinan dan menjalankan ibadah tanpa mengurangi fokus mereka sebagai atlet profesional.
Steven Moreira menjadi salah satu pemain berpengalaman di skuad. Bek berusia 31 tahun itu lahir di Noisy-le-Grand, Prancis, dan sempat memperkuat tim kelompok umur Prancis sebelum memutuskan membela Tanjung Verde pada 2023. Saat ini ia bermain untuk Columbus Crew di Major League Soccer (MLS).
Sementara itu, Jamiro Monteiro merupakan gelandang yang lahir di Rotterdam, Belanda. Pemain berusia 32 tahun tersebut telah menjadi bagian penting Timnas Tanjung Verde sejak 2016.
Kariernya juga cukup panjang dengan pernah membela Cambuur, Heracles Almelo, Philadelphia Union, San Jose Earthquakes hingga kini memperkuat PEC Zwolle di Liga Belanda.
Adapun Logan Costa merupakan bek tengah berusia 25 tahun yang lahir di Saint-Denis, Prancis. Setelah berkembang bersama akademi Reims dan Toulouse, ia kini bermain di Villarreal, Spanyol. Costa mulai memperkuat Timnas Tanjung Verde pada 2022 setelah sebelumnya membela tim junior Prancis.