POSMETRO MEDAN, Jakarta - Tersingkirnya Belanda dari Piala Dunia 2026 melalui babak adu penalti menyisakan cerita unik antara ayah dan anak yang mengalami nasib sama.
Seperti diketahui, Belanda harus tersingkir pulang lebih dulu usai menelan kekalahan atas Maroko lewat drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 di Stadion BBVA pada Selasa pagi, 30 Juni 2026.
Dalam babak adu penalti, anak dari Patrick Kluivert yaitu Justin Kluivert gagal menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti.
Kegagalan tersebut menjadi salah satu faktor Belanda tersingkir di Piala Dunia 2026 dan gagal melangkah ke babak 16 besar. Seperti diketahui, Tim Oranje menjadi salah satu yang difavoritkan menjadi juara.
Namun cerita tersebut tidak sampai disana. Hal sama juga pernah dialami Patrick Kluivert saat memperkuat Belanda dan harus tersingkir di Piala Dunia 1998 dalam babak adu penalti.
Pada Piala Dunia 1998, Belanda bertemu Brasil dalam babak Semifinal dan laga berakhir imbang 1-1. Alhasil laga tersebut harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Namun dalam babak tersebut, Belanda harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor penalti (2-4). Meskipun pada laga tersebut, Patrick Kluivert tidak turun sebagai penendang.
Akan tetapi sebelum Justin Kluivert dan Patrick Kluivert. Nasib serupa juga lebih dulu dialami Lilian Thuram dan Marcus Thuram.(NTVNews)