POSMETRO MEDAN, Amerika Serikat - Saat Maroko berhasil menahan Brasil dengan skor 1-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026, perhatian publik memang tertuju pada hasil mengejutkan tersebut.
Namun di balik hasil itu, muncul sosok muda yang tampil luar biasa dan menjadi pusat permainan Atlas Lions. Namanya adalah Ayyoub Bouaddi, gelandang berusia 18 tahun yang baru menjalani penampilan senior keduanya bersama tim nasional Maroko.
Penampilannya begitu impresif hingga dinobatkan sebagai Player of the Match, sebuah pencapaian luar biasa mengingat ia berhadapan dengan lini tengah Brasil yang dihuni pemain-pemain berpengalaman.
Menghadapi Casemiro, Bruno Guimaraes, dan Lucas Paqueta bukan perkara mudah bagi pemain seusianya. Namun Bouaddi justru mampu mengendalikan ritme permainan.
Ia berkali-kali menerima bola di bawah tekanan, menjaga penguasaan bola dengan tenang, serta menemukan ruang di antara lini pertahanan Brasil.
Penampilan tersebut semakin menguatkan keyakinan banyak pengamat sepak bola Eropa bahwa Maroko telah menemukan salah satu gelandang muda paling menjanjikan di generasinya.
Lulusan Sains dengan Predikat Tertinggi