POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat — Mimpi banyak negara di Piala Dunia 2026 tak hanya berakhir dengan kekalahan di lapangan, tetapi juga memicu pergantian pelatih dan petinggi federasi.
Hingga babak 16 besar berlangsung, sedikitnya tujuh sosok memilih mundur atau diberhentikan setelah gagal memenuhi target membawa timnya melaju lebih jauh di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kegagalan di turnamen sepak bola terbesar dunia hampir selalu diikuti evaluasi besar. Piala Dunia 2026 pun tidak berbeda karena sejumlah pelatih ternama hingga petinggi federasi langsung kehilangan jabatan setelah tim mereka tersingkir.
Nama paling menyita perhatian adalah Ronald Koeman yang resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Belanda.
Legenda sepak bola Belanda itu mengambil keputusan sehari setelah tim Oranye disingkirkan Maroko melalui adu penalti pada babak gugur.
Melalui media sosialnya, Koeman mengaku bertanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut. Menurutnya, sebagai pelatih kepala, seluruh hasil tim menjadi tanggung jawab yang harus diterima tanpa mencari alasan.
"Semalam saya memutuskan mengakhiri masa jabatan sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda," tulis Koeman.
"Kami semua bermimpi menciptakan sejarah di Piala Dunia. Itu tidak terjadi dan tidak ada yang lebih kecewa daripada saya."
Koeman sebenarnya baru kembali menangani Belanda setelah Piala Dunia 2022 di Qatar. Itu merupakan periode keduanya setelah sebelumnya melatih De Oranje pada 2018 hingga 2020.