POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat — Spanyol akan menghadapi Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Spanyol dan Belgia sama-sama negara berbentuk kerajaan (monarki). Keduanya menerapkan sistem monarki konstitusional. Walaupun keduanya memiliki raja, sistem pemerintahannya dijalankan oleh seorang Perdana Menteri, sehingga raja bertindak sebagai kepala negara yang menyimbolkan persatuan dan tradisi bangsa.
Nah, laga dini hari nanti bukan main raja-rajaan, tapi pertarungan 2 raja untuk memperebutkan tiket semi final Piala Dunia 2026. Lantas siapa yang lolos?
La Furia Roja datang dengan rekor pertahanan terbaik sepanjang turnamen dan diunggulkan melaju ke semifinal, tetapi Belgia membawa kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Amerika Serikat 4-1.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di babak delapan besar. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk melangkah lebih jauh, tetapi hanya satu yang berhak mengamankan tiket semifinal.
Spanyol tampil sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Setelah bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka, tim asuhan Luis de la Fuente mencatat empat kemenangan beruntun.
Kemenangan terbaru diraih saat mengalahkan Portugal 1-0 pada babak 16 besar. Sundulan Mikel Merino menjadi pembeda dalam pertandingan ketat sekaligus mengantarkan Spanyol melangkah ke perempat final.
Keunggulan terbesar Spanyol terletak pada lini pertahanan. Hingga memasuki babak delapan besar, mereka belum kebobolan satu gol pun dalam lima pertandingan.
Rodri dan Pedri kembali menjadi motor permainan di lini tengah. Keduanya mampu mengatur tempo pertandingan sekaligus menjaga keseimbangan permainan ketika tim menyerang maupun bertahan.
Di lini depan, Spanyol memiliki banyak opsi berbahaya. Lamine Yamal, Nico Williams, Mikel Oyarzabal, hingga Dani Olmo mampu menciptakan peluang dari berbagai situasi.
Fleksibilitas permainan menjadi nilai tambah La Furia Roja. Selain mendominasi penguasaan bola, mereka juga efektif memainkan serangan langsung ketika menemukan ruang di pertahanan lawan.
Perjalanan Belgia menuju perempat final tidak semulus Spanyol. Mereka sempat mengalami tiga hasil imbang sebelum akhirnya menemukan performa terbaik pada fase gugur.