POSMETRO MEDAN,Afsel - Kabar duka datang dari dunia sepak bola. Gelandang Timnas Afrika Selatan, Jayden Adams, meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026).
Jenazah Adams ditemukan di wilayah Schotsche Kloof, Cape Town, Afrika Selatan. Hingga kini, pihak kepolisian setempat diketahui masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kematiannya.
Kepergian Adams menjadi duka mendalam bagi sepak bola Afrika Selatan, bahkan dunia. Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton Meckenzie menyampaikan rasa dukanya.
"Sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan seorang pemain berbakat, sosok yang mengabdikan dirinya bagi olahraga ini, serta seorang anak muda yang masih memiliki begitu banyak hal untuk diberikan," ucap Mckenzie, dilansir dari Reuters, Minggu (12/7/2026).
"Seluruh bangsa turut berduka bersama keluarganya, rekan-rekan setimnya, dan jutaan pendukung yang menyaksikan perjalanannya berkembang dari pemain akademi yang menjanjikan hingga menjadi pemain penuh Timnas Afrika Selatan," sambungnya.
Kabar duka tersebut mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Adams dikenal sebagai gelandang serang berbakat skuad Bafana Bafana - julukan Timnas Afrika Selatan.
Terlebih, Adams baru saja pulang membela Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Dia juga menjadi salah satu pemain yang sukses membawa Bafana Bafana cetak sejarah lolos ke babak gugur.
Pada Piala Dunia 2026, pemain Memelodi Sundowns FC itu mencatatkan tiga penampilan. Adams tampil bersama Afrika Selatan saat melawan Meksiko, Republik Ceko, dan Korea Selatan di fase grup.
Sementara di babak 32 besar melawan Kanada, Adams hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Laju Afrika Selatan pun terhenti di babak tersebut setelah kalah tipis 0-1 dari The Canucks - julukan Timnas Kanada.
Adams sendiri sempat diterpa kabar duka saat bertugas membela Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Jelang laga melawan Republik Ceko, ia mendapat kabar bahwa sang nenek meninggal dunia. Ia tetap bermain untuk Bafana Bafana meski diselimuti kabar duka.