POSMETRO MEDAN, Surabaya- Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7/2026).
Gol tunggal Yuran Fernandes pada menit 45+1 membawa Green Force mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus menggeser Port FC dari puncak klasemen Grup B.
Kemenangan tersebut membuat Persebaya Surabaya menjadi tim pertama dari Grup B yang memastikan tempat di babak semifinal. Green Force kini unggul dua poin atas Port FC, sedangkan PSMS Medan dipastikan balik kandang alias tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih satu poin pun.
Persebaya Surabaya tampil agresif sejak menit awal dengan langsung mengambil inisiatif menyerang. PSMS Medan tidak tinggal diam dan mampu memberikan perlawanan sehingga pertandingan berlangsung terbuka sejak awal babak pertama.
Peluang pertama Green Force lahir melalui situasi sepak pojok ketika Muhammad Natshir meninggalkan gawangnya. Sundulan Koko Ari memanfaatkan bola mati masih melayang tipis di atas mistar sehingga skor tetap bertahan imbang.
Pada menit ke-26, Dicky Kurniawan memperoleh ruang tembak setelah menerima umpan dari proses build-up lini tengah. Sepakan kaki kirinya masih terlalu tinggi sehingga belum mampu menguji penjaga gawang PSMS Medan.
Bernardo Tavares kemudian melakukan perubahan pada menit ke-35 dengan menarik keluar Dicky Kurniawan. Yann Mabella masuk menggantikannya untuk menambah variasi serangan di lini depan Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, PSMS Medan memperlihatkan organisasi pertahanan yang disiplin sepanjang babak pertama. Tim asal Medan juga sesekali mampu membahayakan lewat serangan balik cepat.
PSMS Medan sempat mengancam lebih dulu pada menit ke-40 melalui Barrow. Tembakan kaki kirinya dari depan kotak penalti masih mampu diamankan dengan baik oleh Reza Arya.
Persebaya Surabaya nyaris memecahkan kebuntuan beberapa saat kemudian. Ramadhan Sananta menyambut lemparan jauh dengan sundulan, tetapi bola masih melebar dari sasaran.