POSMETRO MEDANMedan – PSMS Medan kembali menelan hasil pahit di kandang sendiri setelah takluk dari tamunya, Garuda Yaksa FC, dengan skor 0-2 dalam laga lanjutan kompetisi Liga, Jumat (31/10/2025). Kedua gol tim tamu tercipta dari titik putih, masing-masing di babak pertama dan babak kedua, yang menegaskan dominasi Garuda Yaksa FC sepanjang pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Garuda Yaksa FC langsung tampil menekan dan mendominasi jalannya laga. Tim tamu memperagakan permainan cepat dan agresif yang membuat barisan belakang PSMS Medan kewalahan. Beberapa kali peluang berbahaya tercipta, hingga akhirnya pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-17 membuat wasit menunjuk titik putih. Eksekusi dingin dari penyerang Garuda Yaksa FC berhasil membuka keunggulan 1-0.
PSMS Medan mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat tercipta melalui skema bola mati dan serangan balik cepat, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang emas tersebut terbuang percuma. Hingga turun minum, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, pelatih PSMS melakukan sejumlah pergantian pemain guna menambah daya dobrak. Namun upaya tersebut justru belum membuahkan hasil. Sebaliknya, Garuda Yaksa FC kembali mendapatkan hadiah penalti setelah salah satu pemain belakang PSMS dianggap melakukan handball di area terlarang. Eksekusi penalti kedua kembali berbuah gol, mengubah skor menjadi 0-2.
Tertinggal dua gol, PSMS berupaya mengejar ketertinggalan dengan permainan terbuka. Namun solidnya pertahanan Garuda Yaksa FC membuat upaya tersebut selalu mentah di lini belakang. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta dan PSMS Medan harus mengakui keunggulan lawannya.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi PSMS Medan yang sebelumnya bertekad memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin penuh. Sementara bagi Garuda Yaksa FC, kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara dengan catatan impresif tanpa kekalahan dalam beberapa laga terakhir.
Pelatih PSMS Medan mengakui kekecewaannya atas hasil ini. "Anak-anak sudah berjuang, tapi kami terlalu mudah kehilangan konsentrasi di momen krusial. Dua penalti jelas sangat merugikan, tapi itulah sepak bola. Kami harus segera bangkit dan memperbaiki kesalahan di laga berikutnya," ujarnya usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Garuda Yaksa FC mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang tampil disiplin sepanjang laga. "Kami datang ke Medan dengan tekad untuk mencuri poin penuh, dan para pemain menunjukkan mental juara. Dua gol penalti bukan kebetulan, tapi hasil dari tekanan yang kami ciptakan sejak awal," katanya.
Dengan hasil ini, PSMS Medan harus segera melakukan evaluasi besar-besaran jika tak ingin semakin terpuruk di papan bawah klasemen. Dukungan suporter di Stadion Teladan yang memadati tribun pun berharap agar tim kebanggaan Kota Medan itu bisa segera bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di laga mendatang.(rez/dam)