POSMETRO MEDAN, Jakarta-Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) melalui Dewan Disiplin resmi menjatuhkan sanksi kepada Ketua Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT), Samuel Eto'o.
Legenda sepak bola Afrika itu dijatuhi larangan menghadiri empat pertandingan serta denda sebesar 20 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp338 juta.
Sanksi tersebut diberikan menyusul insiden yang terjadi dalam pertandingan Kamerun melawan Maroko pada 9 Januari 2026 di Rabat. Dalam laga tersebut, Kamerun harus mengakui keunggulan tuan rumah Maroko dengan skor 0-2.
Dewan Disiplin CAF menilai Eto'o telah melanggar prinsip sportivitas dan etika sepak bola. Ia dinilai menunjukkan sikap tidak pantas dengan meluapkan emosi berlebihan serta melakukan protes keras terhadap sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan.
Dalam rekaman yang beredar, Eto'o tampak melakukan gestur kemarahan dan mengarahkan protes dengan gestur yang dinilai tidak sopan ke arah Ketua Federasi Sepak Bola Maroko, Fouzi Lekjaa, serta Presiden CAF, Patrice Motsepe, yang saat itu duduk tidak jauh dari dirinya di tribun kehormatan.
Tindakan tersebut dianggap mencederai nilai fair play dan mencoreng citra sepak bola Afrika, terlebih mengingat posisi Eto'o sebagai mantan pemain kelas dunia sekaligus pejabat tinggi federasi sepak bola nasional.
CAF menegaskan bahwa sanksi ini dijatuhkan sebagai bentuk komitmen untuk menegakkan disiplin, etika, dan sportivitas di lingkungan sepak bola Afrika, tanpa memandang status maupun jabatan individu yang terlibat.
Hingga saat ini, pihak FECAFOOT maupun Samuel Eto'o belum memberikan pernyataan resmi terkait sanksi yang dijatuhkan oleh CAF tersebut.(Extra Time Indonesia)