POSMETROMEDAN, Labuhanbatu - Maisyarah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Labuhanbatu periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten, Senin malam di Rantauprapat.
Dalam sambutannya Maisyarah menyampaikan IPSI adalah organisasi yang solid dan menjunjung tinggi nilai budaya bangsa serta harus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Politisi dari Partai Gerindra itu mengajak seluruh perguruan untuk bersama-sama menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Caranya melalui pembinaan perguruan, pengembangan seni dan tradisi, serta kegiatan budaya daerah.
Maisyarah yang juga Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu ini berkomitmen menyiapkan atlet yang kompetitif melalui program latihan yang terarah, pemusatan latihan, dan pembinaan secara berjenjang.
"Mari kita bangun IPSI sebagai rumah besar bagi seluruh perguruan pencak silat dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan," ujarnya.
Maisyarah menegaskan, IPSI harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan modern, dengan tata kelola organisasi yang terbuka serta administrasi yang tertib.
Pihaknya akan menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait untuk mendukung kemajuan pencak silat di Labuhanbatu.
Keberhasilan IPSI tidak hanya bergantung pada ketua, tetapi pada kekuatan kebersamaan dan kolaborasi seluruh anggota. Ia mengajak semua pihak menghilangkan sekat, mempererat persaudaraan, dan bersatu demi kemajuan bersama.
"Bahwa perbedaan adalah kekuatan dan keberagaman adalah kekayaan. Jika seluruh perguruan saling mendukung dalam pembinaan dan saling menghormati dalam kompetisi, IPSI Labuhanbatu akan semakin maju," jelas Maisyarah yang juga dikenal cukup dekat insan pers ini.
Ketua IPSI Sumatera Utara, Dahliana menyampaikan ketua terpilih dapat merangkul semua perguruan agar pencak silat kembali berprestasi di berbagai kompetisi.